Sinopsis How to Train Your Dragon

Sinopsis How to Train Your Dragon – Hiccup merupakan bocah berusia 15 tahun yang adalah putra dari kepala suku Viking, Stoick the Vast. Desa mereka sering kali diserang oleh sekelompok naga yang menciptakan memburu naga sebagai salah satu kultur dan tujuan hidup bangsa ini. Sebab fisiknya yang terlalu kurus dan tak dianggap dapat beradu melawan naga, Hiccup menghasilkan banyak alat mekanik sebagai senjata, tetapi seringkali gagal berfungsi cinefilmes.org.

Suatu dikala ia menembak seekor naga dari tipe langka menerapkan salah satu alat hal yang demikian. Namun saat Hiccup mendapati naga itu terperangkap, ia tak membunuhnya, justru melepaskannya. Hiccup dimasukkan ke dalam kelas memburu naga bersama sahabat-sahabatnya untuk meningkatkan kesanggupannya. Di hutan, Hiccup menemukan naga yang ia lepas masih berada di sana.

Sinopsis Film How to Train Your Dragon

Naga berjenis Night Fury itu tak dapat terbang sebab separuh sirip ekornya sobek pengaruh tembakan dari Hiccup kemarin. Merasa bersalah, Hiccup memberinya makan dan mulai bersahabat. Ia memberi nama Toothless untuk naga itu dan mulai membikin sirip prostetik supaya naga itu dapat terbang lagi, tetapi di bawah kendalinya.

Stoick pulang dari perburuannya dengan tangan hampa, tetapi rasa kecewanya terhapus dengan rasa berbangga sebab terbukti Hiccup menjadi jawara di kelasnya yang mengharuskannya untuk membunuh seekor naga sebagai ujian hasilnya. Dikala Hiccup mau melarikan diri dengan Toothless, Astrid memergokinya. Untuk menampilkan seandainya Toothless berteman, Astrid dibawa terbang oleh mereka.

Toothless membawa mereka ke sarang naga dimana disana terdapat naga raksasa bernama The Red Death. Astrid mau memberi tahu bangsanya, tetapi Hiccup menolaknya demi keselamatan Toothless. Ujian akhir sudah tiba dan Hiccup seharusnya membunuh naga berjenis Monstrous Nightmare. Bukannya membunuh, Hiccup justru mencoba menjinakkan naga itu.

Dikala Stoick menggertak naga supaya beradu, Toothless datang melindungi Hiccup yang bahkan membikin dirinya tertangkap dan menjadi tawanan. Hiccup secara tak sengaja mengatakan seandainya Toothless tahu letak sarang naga yang kemudian dipaksa untuk menjadi pemandu Stoick dan pasukannya dalam berburu. Hiccup putus cita-cita, tetapi dikuatkan oleh Astrid yang kemudian membikin mereka mengejar Toothless.

Pasukan Viking menemukan sarang naga dan menyerangnya yang menyebabkan banyak naga melarikan diri tetapi justru membangunkan The Red Death. Hiccup dan rekan-rekannya datang menolong, sementara dirinya melepaskan Toothless. Stoick menyelamatkan Hiccup dan Toothless dari karam dan berdamai dengan Hiccup.

Bersama Toothless, Hiccup melaksanakan aksi heroik untuk menamatkan The Red Death dengan menembakkan api ke mulutnya. Dalam pertarungan itu, Toothless sukses menyelamatkan Hiccup, tetapi sayangnya Hiccup seharusnya kehilangan kaki kirinya.

Terbangun di desanya, Hiccup dibuatkan kaki prostetik dan disanjung oleh semua warga, termasuk Astrid. Bangsa Viking sekarang hidup berdampingan dengan tentram bersama para naga.

Diangkat dari Buku Cerita

Buku How to Train Your Dragon karya Cressida Cowell yang menjadi ide film ini merupakan buku berseri untuk si kecil-si kecil yang seluruhnya menempuh 12 jilid. Pertama kali diterbitkan di tahun 2003, buku berseri perihal petualangan Hiccup dan bangsa Viking ini disukai oleh si kecil-si kecil hampir di semua dunia Sinopsis How to Train Your Dragon. Sampai tahun 2015, penjualan buku berseri ini sudah menempuh 7 juta eksemplar!

Film How to Train Your Dragon kongkretnya tak serta-merta mengambil cerita bukunya secara mentah-mentah, tapi diolah lagi oleh Will Davies, Dean DeBlois dan Chris Sanders, sehingga tampil berbeda dengan cerita yang baru, walaupun mayoritas kisah masih cocok dengan pakem bukunya. Cuma saja ada perbedaan di kisah pertemuan Hiccup dan Toothless, serta naga yang menjadi musuh mereka.

Apakah perubahan ini membikin para pembacanya kecewa? Semenjak film ini dirilis dan berhasil, tak ada nada fals dari para pembacanya yang berarti mereka sepakat dengan perubahan cerita ini. Akhirnya memang jalan cerita terasa lebih alami dan keterikatan antara Hiccup dan Toothless terasa lebih dekat seandainya diperbandingkan jalan cerita yang dipersembahkan dalam bukunya.

Tulisan ini dipublikasikan di Film Animasi dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *